Friday, November 21

Walau cuma kata itu sangat bermakna bagi seseorang. First of all, I wanna say HAPPY B'DAY for my soulmate Pep. Wish U all d'bezt, Gurl.

OK. Let's talk universally. Q mu ngasi suatu contoh yang mudah-mudahan nantinya blogQ edisi ni dibaca sama orang yang ngerasa Q libatin dalam kisah kali ni.

Inilah ironisnya kehidupan. Misalnya, seseorang yang dulu pernah jadi bagian dari hidup, mimpi, tawa, tangis, dan masa lalu kamu lupa hari terpenting dalam diri kamu yang adalah hari ulang tahun kamu. Yang Q maksud disini adalah sahabat. What are U gonna do? Get angry? Sad? Smile? Happy? Cry? Semua kemungkinan itu ada. Apapun yang akan kamu lakukan itu gak kan ngerubah sikap tu orang.

Q masi bicara masalah In The Name of Friendship. Janji yang dulu terucap hanya sebuah janji formalitas yang cuma terucap di lisan tanpa pernah tertanam dalam hatinya yang terdalam. Q masi ngomong masalah In The Name of Friendship dimana seseorang itu bisa sangat mudah melupakan kami. Kami kira dia telah kembali, tapi ternyata kami salah. Itu sebuah kesalahan besar mengira semua akan kembali seperti sedia kala.

Kami ingin bilang, Kami kecewa. Udah dua ultah "sahabat" dimasa lalunya terlupakan.

Q gatau lagi kami haruz gimana. Perubahan sesaat yang waktu itu Q pikir hanya sesaat dan simbolis. Q bisa bilang gitu karena itulah kenyataannya.

Tuk Pep n Rora, Luv U and sabar ya. Especially tuk Pep, Q tau kamu terluka dengan sikap dia dan Q tau kamu kecewa. Tuk seseorang lain disana, Q harap kamu baca ini dan tau betapa kami kecewa sama kamu. Kami gak anggap kamu musuh atau orang asing. Tapi kami hanya TERKESAN dengan perubahan kamu yang sebegitu drastis dan hebatnya.

Tetaplah tersenyum untuk esok yang lebih baik. We'll be OK.

At last I say, A Velly Intewesting Blog.

No comments:

Post a Comment