Tuesday, October 27

Reflection about Time

Intro:
Setiap hal di dunia ini hanya terjadi sekali, dan akan terjadi sekali
Setiap detik yang kau pijaki, tak akan pernah kembali
Setiap peristiwa yang kau lalui, tak akan pernah terulang lagi
Sekali lagi, sebuah pendapat sederhana dari aku yang bukan apa-apa ini tentang sesuatu yang mengganjal pikiranku

Isi:
Pada hakikatnya masa lalu adalah sesuatu yang telah terjadi. Apapun itu bentuknya, masa lalu tak akan pernah bisa diulang, apalagi diubah. Yang datang setelahnya, hanya penyesalan atau kesan. Setiap manusia punya sejarah yang berbeda-beda.
Sedetik yang lalu adalah masa lalu. Tapi kadang kita nggak sadar itu. Bahkan aku yakin, aku hanya bisa menulis sesuatu seperti ini, dengan pemikiran seperti ini hanya sekali seumur hidupku. Jadi intinya, apapun itu semuanya hanya akan terjadi sekali seumur hidup. Entah itu cuma bersin, nguap, ngupil, semua hal.

Semua hal yang kita lakukan adalah untuk pertama dan terakhir. Walaupun pada akhirnya kita melakukan hal yang sama, tapi itu tidak akan pernah sama. Itu hanya sebuah pengulangan dari peristiwa pertama yang pernah terjadi. Dan pengulangan itu juga hanya sekali seumur hidup, begitu seterusnya.

Mungkin kita melakukan rutinitas yang sama setiap saat, tapi itu tidak akan pernah sama dengan apa yang pernah kita lakukan di hari sebelumnya di saat yang sama pula.
Aku juga baru menyadari ini beberapa hari yang lalu waktu njemput kakakku. Aku sering sekali melakukan rutinitas itu, secara adik yang baik gitu yaaaa. Tapi bukan itu intinya, aku baru sadar, kalau ternyata sekalipun itu rutinitas, rasanya berbeda dan tidak akan pernah sama setiap harinya. Ok, mungkin aku terus-terusan lewat jalan yang sama, dengan gang dan tikungan yang sama. Tapi, aku nggak pernah mengalami itu lagi untuk pertama kalinya dalam hidupku untuk kedua, ketiga, keempat, ataupun keberapa kalinya. I mean, saat aku melakukan hal yang sama, dengan jalan dan tikungan yang sama, itu berbeda dengan hari kemarin. Walaupun, secara garis besar sama, tapi itu sama sekali berbeda.

Well, take a look these lyrics. Sepenggal lirik dari lagunya Hilary Duff yang judulnya Metamorphosis:

Every day is a transformation
Every day is a new sensation
Alteration, modification
An incarnation, celebration
Every day is a new equation
Every day is a revelation
Information, Anticipation
Onto another destination

Itulah hidup. Setiap hari manusia selalu bermetamorphosis menjadi individu baru. Bertransformasi dengan pengalaman baru, melakukan sesuatu yang sama tapi dengan sensasi yang berbeda, yang pada akhirnya akan mengantarkan manusia kepada tujuan hidupnya masing-masing. Setiap hari, setiap manusia adalah manusia baru yang akan mengalami sesuatu untuk pertama dan terakhir kalinya.

Pertama dan terakhir, bukan hanya untuk sesuatu yang benar-benar berkesan. Sebutan sekali seumur hidup bukan hanya untuk sesuatu yang tidak akan pernah terlupakan. Semuanya pertama dan terakhir, dan sekali seumur hidup. Apapun itu.

Closing:
Hanya sebuah tulisan tidak penting yang coba aku torehkan. Daripada aku terus kepikiran, mending aku bagi-bagiin ke temen-temen. Siapa tahu ada yang memiliki pemikiran yang sama. Thanks for reading.

At last I say, A Velly Intewesting Blog.

No comments:

Post a Comment