Friday, January 1

REFLEKSI AKHIR TAHUN

Oke, mungkin agak sedikit salah menuliskan ini saat sudah memasuki jam pertama di tahun 2010. Tapi, berhubung tadi aku banyak acara, akhirnya baru bisa nulis sekarang. Dan sepertinya ini adalah tulisan wajib tiap akhir tahun.

God, I swear I have never got experiences like I got in 2009. But mostly are awful to be remembered. And one thing that make it be more awful is I can't forget every single word which is directed to me. Dammit!

In 2009, I have so much problems. Masalah itu datang dari seorang monster manula childish sok anggrongan njelei yang nyaris menghancurkan hidup saya, dan satu lagi adalah ubur-ubur cantik dan lemah lembut. Kalo belum paham baca arsip blog bulan April untuk kisah saya dengan ubur-ubur dan arsip bulan november untuk kisah saya dengan manusia manula childish itu. And both are tragedies for me.

Gosh! I'm 17 now and will be 18 about 6 months. Sometimes I blame You for something bad in my life. No, I blame You oftenly. So sorry God..

Aku nggak bisa menuliskan semuanya dari Januari sampe Desember karena ini juga udah Januari lagi. Tapi yang pasti semua yang udah terjadi adalah pengalaman entah itu enak atau gak, tetep disyukuri karena nggak semua orang bisa seberuntung dan sehebat aku dalam menghadapinya. Hahahaha, wonder girl! B-)

Malem ini adalah kali pertama aku pulang selarut tadi. Karena biasanya baru jam 9 aja udah ditelpon rame-rame sama orang rumah. But I don't know why tonight they let me so. Mungkin karena sama Devil juga kali ya keluarnya. Udah 2 tahun ini aku selalu ngikut Devil dkk ngrayain Tahun Baru. Tahun ini lebih asik, soalnya tadi aku juga ikut kerja, gak cuma terima beres; beside ada mas yang cute juga! Mending wis kena nggo sawangan XD

Ngomong tentang 2009 dan maknanya, buat aku nggak akan pernah habis. Dan jujur, rasanya sangat berat melepaskan tahun 2009 lengkap dengan hiruk pikuk kisah dan kasus selebritisnya. Karena aku hanya akan mengalami itu sekali dan nggak akan bisa jadi aku yang seperti itu lagi. Aku nggak tahu harus merasa beruntung atau sial bertubi-tubi atas masalah itu. Yang pasti masih belum rela melepaskan 2009. Karena percaya atau nggak, terlalu sering bermasalah pada akhirnya membuat aku merasa nyaman dan menikmati tiap proses menuju penyelesaiannya.

Dengan berat hati aku harus menuliskan ini,
...Refleksi Akhir Tahun 2009 terhenti pada 1 Januari 2010...

No comments:

Post a Comment