Tuesday, January 19

SEBUT SAJA INI SEASON DUA

Hmm, oke sebut saja ini season dua. Dan aku yakin dari awal kalo kisah ini nggak akan pernah selesai bahkan saat nantinya aku lulus dari sini. Dan aku juga meyakini kalau season dua nggak akan seramai season satu. Why???

Because, sesuatu yang pertama akan selalu menjadi yang terbaik. Hahahaha, geger apa sih Vel?!

Season dua isinya cuma marah-marah nggak jelas dari Seorang Senior gitu yeaaaaaaaaa. Ngakunya sih nggak marah, tapi dari bahasa, kata-katanya, penekanan pada kalimatnya, suaranya, gaya ngomongnya..., all about anger.

Saat seseorang menua, biasanya ia akan menjadi lebih sensitif bahkan dari seorang anak kecil. Kalo anak kecil kan sensi atau tersinggungnya itu bisa dengan cepat dilupakan. Tapi kalo sensinya orang tua, akan sangat sulit melupakan. Malah kadang ada yang sampe dibawa mati.

Maap maap nih ya, bukannya aku mau nulis kasar ato nyinggung ato gimana. Tapi emang gitu kenyataannya kan? Sangat sulit untuk mencari bahasa penghalusan dari itu semua agak susah. Apalagi kalo harus nyari bahasa penghalusan yang bertele-tele gitu yaaaaaa, malay! Karena aku sedang tidak menjadi makhluk halus. Jadi kalo nulis yang langsung aja.

Oke, di season dua ini yang kasihan adalah Cici Elisabeth. Karena dia selalu kena ganyam guru itu. Kasihan Cici...
Bawaannya ngedumeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeell mulu deh! Senen ngedumel, selasa, juga, besok? Gak tau deh.

Tapi, yang namanya remaja kalo tiap hari dinasehatin, digurui, dibilangin bla bla bla, pasti bosen. Yang ada,kami para remaja malah kehilangan respect karena selalu dianggap salah dan dianggap nggak ngerti apa-apa.

Oke, secara umur dan pengalaman kami emang masih sangat kurang dibanding mereka para senior. Tapi, kenapa saat mereka selalu memaksa kami mendengarkan dan mengikuti apa maunya mereka, mereka justru tidak mau mendengarkan serta tidak mengindahkan apa maunya kami?

Cuma pengen saling menghormati. Kami sudah sangat sering manghormati apa maunya seniors,, tapi sangat jarang seniors mau menghormati mau dan pendapat kami.

Hah, capek! Ngomongin masalah ini nggak akan pernah kelar! Yang muda HARUS ngalah! Ndarani ora kesel oh?! Kesel ngarti!

Intinya, season dua sedang dalam proses dan keadaan kelas akan menjadi sangat tidak menyamankan saat pelajaran itu berlangsung. Ini bukan pelajarannya monster itu loh. Ada lagi yang lain....

Ok, that's all intro season dua. Kalo rame lagi, ntar ta tulis disini.

At last I say, A Velly Intewesting Blog.

No comments:

Post a Comment