Tuesday, May 25

Connected to the Earth

Are you connected to the earth? The answer must be “YES”.
What are we without the earth?
What is earth without us?
The answers are “NOTHING”

Tidak akan ada manusia tanpa bumi dan tidak akan disebut bumi jika tidak ada manusia. Percaya atau tidak, kadang manusia bisa jadi makhluk paling pengangguran yang hobi memberi nama pada benda-benda di sekitarnya. 9 planet (+pluto), siapa yang akan sibuk-sibuk memberi nama kalau bukan manusia? Bahkan galaksi dan bintang serta benda-benda di langit hampir semuanya diberi nama oleh manusia (tanpa diminta). Benar kan?

Oke, sekarang bicara tentang manusia dan bumi. We complete each other. Bumi sebagai produsen dan manusia sebagai konsumen. Bumi sebagai penjual dan manusia pembelinya. Bumi adalah ibu dari anak-anak bernama manusia.

Kadang kita sering mendengar kata-kata “Mother Earth”. Ya, bumi pertiwi. Bumi bahkan lebih penting dari apapun di hidup manusia. Tapi manusia tidak pernah menyadarinya. Karena, saat bumi hancur, tidak akan ada lagi artinya hidup manusia. Hanya bumi satu-satunya planet yang sangat manusiawi. Setiap komponen di permukaan bumi sangat cocok untuk kehidupan manusia.

Mungkin manusia bisa hidup di Mars. Tapi apa iya akan senyaman dan semanusiawi bumi? Tidak akan ada yang bisa menggantikan bumi.

Kadang aku baru sadar kalau ternyata aku hidup di permukaan bumi. Maksudku gini, bumi itu bulat. Dan dari kecil, aku mengira kalau aku hidup di dalam perut bumi, di pusat bumi. Serius.

Dimana bumi dipijak, disitu langit dijunjung. Dan saat otakku mulai mau berpikir rasional, ternyata aku hidup di permukaan bumi.

Kenapa dulu aku berpikir kalau aku hidup di perut bumi? Itu karena bumi saat aku kecil tidak semengerikan sekarang ini. Dulu aku merasa sangat aman dan nyaman tinggal di bumi. Seperti tinggal di dlam sebuah bola yang tak tersentuh benda-benda langit yang berbahaya.

But now? Benda langit jatuh dimana-mana, bencana dimana-mana, kerusakan dimana-mana juga. Aku tidak bisa merasa aman seperti sepuluh tahun lalu.

Earth is a place where anything happen in human’s life. Tidak bisa dipungkiri kalau bumi adalah sebuah tempat dimana setiap takdir manusia terjadi. Hidup dari bumi dan saat mati pun kembali pada bumi.

Kelahiran, kehidupan, sampai kematian manusia selalu berhubungan erat dengan bumi. Karena selamanya, manusia dan bumi akan saling berhubungan.

At last I say, A Velly Intewesting Blog.

No comments:

Post a Comment