Sunday, May 30

Sebuah Kesadaran, bukan Paksaan

Welcome back! Again, I’m gonna talk about nationalism.


Sejauh yang aku tahu, rasa nasionalisme dalam diri seseorang tidak bisa dipaksakan. As we all know, salah satu pelajaran wajib di sekolah adalah Pendidikan Kewarganegaraan. Walaupun PKn bukan merupakan salah satu pelajaran yang di-Ujian Nasionalkan, tapi PKn punya peran penting dalam menumbuhkan rasa nasionalisme.


Berdasarkan pengalaman nih, selain sejarah, pelajaran yang juga bisa membuat aku sedikit lebih nasionalis adalah Pkn. Mengetahui seluk beluk hukum dan seabrek pasal, masalah-masalah yang sering timbul dalam kehidupan sehari-hari berkenaan dengan birokrasi.


Saat aku SD, aku ingat betul bagaimana aku menganggap Pkn bukan sebagai pelajaran prioritas. Karena memang jaman SD cukup mudah untuk mengerjakan soal-soalnya. Terlebih, soal-soal itu pilihan ganda dengan opsi jawaban yang sangat mudah ketebak. Tapi seiring aku meenginjak tahap lebih tinggi dalam pendidikan, Pkn tidak semudah saat aku SD. It’s getting more complicated dengan mengangkat lebih banyak masalah yang terjadi di negara kita.


Dan ada satu hal yang paling paling paling ampuh dalam menumbuhkan rasa nasionalisme. Bukannya nyindir atau gimana. Tapi rasa nasionalisme sebagian besar orang Indonesia langsung meroket saat mereka melihat negara lain mengakui kebudayaan asli Indonesia sebagai kebudayaan mereka. jujur deh, walaupun konyol, tapi itu adalah salah satu cara paling efektif dalam menumbuhkan rasa nasionalisme.


Contohnya saat Malaysia mengakui batik sebagai hak milik mereka. Almost everybody curses Malay for stealing our culture inheritance. Beramai-ramai acara berita di TV mengobrak abrik perasaan kita dengan narasi mereka yang wah. Bukan hanya itu, orang-orang di dunia maya seperti facebook, blog, dan media sosial lainnya menyerukan hal yang sama.


Dan sekarang saat tidak ada lagi saling meng-klaim, rasa nasionalisme orang-orang Indonesia terkubur dengan urusan-urusan lain yang sama sekali nggak ada sangkutpautnya dengan kata ‘Nasionalisme’


Nggak tahu kenapa, aku justru kegirangan saat ada bangsa lain mengklaim warisan budaya kita. Karena, pada saat itu aku akan melihat banyak rasa nasionalisme yang mendadak bangkit dari dalam diri orang-orang Indonesia. Memang terkesan kejam, tapi apa tidak lebih baik setiap hari ada rumor pengklaiman budaya kita oleh negara lain agar rasa nasionalisme orang Indonesia secara konstan timbul? Kidding.


At last I say, A Velly Intewesting Blog.

No comments:

Post a Comment