Tuesday, April 26

Gempa

Duh, serius. Nggak kenapa hari ini saya lagi pengen banget nulis pake SAYA, bukan AKU atau I atau apapun. Tapi SAYA!

Tadi siang waktu saya lagi enjoy baca novel di kamar, tiba-tiba saya merasakan sensasi persis yang pernah saya rasakan sebelumnya. Jadi, ranjang tiba-tiba geter gitu. Saya langsung keluar kamar, ke teras depan rumah buat mastiin. Dan saya liat kurungan-kurungan burung bapak saya yang digantung di eternit pada goyang-goyang. Dan dengan yakin saya bilang itu gempa. Tapi herannya, Umi dan Abah saya nggak ngerasain. Mungkin karena mereka sibuk juga.

Setelah dirasa aman, saya ke ruang keluarga dan nongkrong di depan tivi nunggu berita. Gonta-ganti channel sampe hampir sepuluh menit, muncul berita tentang gempa itu di Tvone yang ternyata mengguncang Cilacap.
Jadi, keseluruhan saya merasakan gempa kecil 3 kali dalam hidup saya.

Dan hari ini saya seperti merasakan deja vu. Mulai dari kejadian gempa dengan posisi seperti saya pernah merasakan sebelumnya, tapi tidak yakin, sampai saat saya main game di laptop, nilai yang saya dapat seperti sebuah pengulangan, tapi saya tidak yakin pernah mengalaminya di dunia nyata. Well, whatever.

Sebenarnya malam ini saya harus menyelesaikan tugas yang sebaiknya dikumpulkan besok. Tapi saya lagi nggak konsen dan memilih mengumpulkannya minggu depan saat mid-test.

Malam ini mau tidak mau, saya harus memaksakan mata saya untuk tidur lebih cepat agar bisa menonton Barcelona berlaga di Liga Champion. Sebenarnya bisa saja melek sampai pagi, tapi acara besok akan berantakan. Kuliah pagi sekali, ngajar taruna di diklat transportasi darat, ngerjain tugas lagi, ngajar anak tetangga.
Selagi muda, cari duit yang banyak. Dimana ada kesempatan, take it!

Tidur tidur. Bismillah bisa tidur.

At last I say, A Velly Intewesting Blog.

No comments:

Post a Comment