Thursday, November 15

Inovasi Untuk Indonesia Mandiri : Young and Innovative




Kata orang-orang, "Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai pahlawannya". Ya, itu bener banget. Tapi buat saya, menghargai pahlawan aja nggak cukup. Bangsa yang besar adalah bangsa yang bisa belajar dari para pahlawannya. Jaman penjajahan dulu, kalo para pahlawan kita nggak berinisiatif mengubah nasib negaranya, maka sampe kapan pun bangsa ini akan selalu dijajah. Dan satu hal, para pahlawan kita adalah orang-orang muda. They were the agents of change Tuzki Bunny Emoticon

Perubahan ada di tangan pemuda. I'm young and the agent of change. Pemuda punya potensi mengubah apapun di dunia ini, mulai dari diri sendiri sampe dunia. Nggak ada yang nggak mungkin kalo orang-orang muda udah bersatu dengan satu tujuan yang sama. Kami punya ide-ide segar, kami punya tenaga, kami punya semangat, kami mau belajar, kami nggak cepet puas, dan kami dinamis. Tapi, kenapa rasanya sulit untuk orang-orang di negara ini untuk percaya pada kami yang potensial ini walaupun mereka tahu kami bisa?

Saya sangat percaya bahwa inovasi hanya bisa dilakukan oleh pemuda, walaupun saya tahu banget diluar sana banyak kok orang yang udah berumur dan mereka masih mau berinovasi. Saya malah salut sama orang-orang seperti mereka, ini ciyus loh.

Inovasi yang sering saya temui di kehidupan saya biasanya mengenai peluang bisnis. Ada banyak banget peluang bisnis biasa yang jadi cetar membahana kalo udah diolah oleh tangan dingin anak-anak muda jaman sekarang. Biasanya peluang itu muncul dari rasa prihatin mereka sama sesuatu di lingkungan mereka yang dianggap nothing, but then they make it to be something. Contohnya teh daun sirsak yang, nata de coco kulit pisang (imagine that!). Saya aja sampe bingung cara bikinnya gimana. Kalo teh daun sirsak sih okelah saya masih bisa bayangin. Tapi, nata de coco kulit pisang itu sesuatu banget!

Nah, siapa yang bisa bisa gitu? Yes, youngsters do!

Jangan salah loh, anak-anak muda jaman sekarang punya pandangan yang jauh lebih ke depan daripada orang-orang yang lebih tua. Orang-orang yang lebih tua ingin punya hidup nyaman dan enak, makanya mereka jadi pegawai negeri atau swasta. Tapi anak-anak muda jaman sekarang suka tantangan (daridulu sih) dan punya cita-cita mulia untuk ngebuka lapangan kerja buat ngurangin pengangguran di negeri ini. Aren't we awesome? Tuzki Bunny Emoticon
Dan itu juga cita-cita saya sebagai agent of change.

Dan lagi, kerennya anak-anak muda adalah mereka melakukan hal yang mereka sukai dan menghasilkan. Jadi mereka enjoy aja ngejalanin bisnis atau apapun yang mereka tekuni. Untuk sesuatu yang dilakukan dengan hati, pasti nggak ada paksaan dan akan dengan sukarela melakukan itu Tuzki Bunny Emoticon. Kayak misalnya orang yang suka fashion, mereka buka butik dan ngedesain sesuai keinginan mereka. Buat yang suka nulis, salurin deh tuh bikin novel atau cerpen atau blog (kayak saya). Yang suka fotografi, yang suka otomotif, masak, semuanya pake hati.

Tapi, pasti ada pemuda yang bertahan dan ada juga mereka yang gugur di tengah jalan. Biasanya alasan gugurnya itu karena mereka kekurangan modal. Ya, itu salah satu masalah crucial banget dalam bisnis.

Beberapa hari yang lalu saya baru aja ikut ajang wirausaha muda yang diadain koran Suara Merdeka, tapi kayaknya saya gugur karena nggak ada kabar dari panitianya. Ah, sudahlah Tuzki Bunny Emoticon

Hadiahnya sumpah bikin ngiler banget! Modal usaha maksimal 10 juta. Nah, point saya adalah semoga akan ada banyak lagi ajang-ajang seperti itu. Yang saya tahu lagi juga dari DIKTI ada PKM-K sama PKM-M.
Karena usaha tanpa modal juga kan bikin seret yah. Apalagi masih muda kan ya, apa yang bisa digadai buat jadi modal usaha? Semua kan juga masih punya orang tua.

Saat bisa mandiri dan nggak jadi beban buat orang tua itu rasanya sesuatu banget. Bikin orang tua bangga itu rasanya kayak ketemu air di padang pasir, terus naik onta sama Pangeran William, udah gitu dilamar dipucuk Burj Khalifa. Melegakan banget.

Anyway, saya nulis ini harap-harap cemas masih sempet nggak buat posting dan daftarin di lomba blog Bank Mandiri. I rest my case.

"Great minds have purpose, others have wishes - Washington Irving"

Now Playing: Architecture in Helsinki - Spring 2008
Current Mood: Anxious

At last I say, A Velly Intewesting Blog.


Tulisan ini dibuat untuk mengikuti lomba blog dari http://www.bankmandiri.co.id dalam rangka memperingati HUT Bank Mandiri ke-14. Tulisan adalah karya saya sendiri dan bukan merupakan jiplakan.

No comments:

Post a Comment